PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH, SMK NEGERI 2 WONOSARI
Wonosari, 21 Juli 2026 – SMKN 2 Wonosari menggelar Pelatihan Pengolahan Sampah di Sasana Widya Utama, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan (tendik). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan warga sekolah dalam mengelola sampah secara bijak sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber, Bapak Suwarto, yang menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, teknik pengolahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan sampah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Materi yang disampaikan juga menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi merupakan budaya yang harus dibangun bersama di lingkungan sekolah.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias dan aktif berdiskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah mampu menerapkan kebiasaan memilah, mengurangi, dan mengolah sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMKN 2 Wonosari, Ahmad Darmadi, S.Pd., M.Eng., menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta atas partisipasi aktif dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter peduli lingkungan harus terus diperkuat melalui kegiatan nyata yang melibatkan seluruh warga sekolah.
"Pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran dan membangun budaya peduli lingkungan di SMKN 2 Wonosari. Kami berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pengelolaan sampah menjadi kebiasaan positif yang mendukung terciptanya sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan," ujar Ahmad Darmadi, S.Pd., M.Eng.
Melalui pelatihan ini, SMKN 2 Wonosari menegaskan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budaya hidup bersih di lingkungan sekolah. Sinergi antara peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMKN 2 Wonosari Perkuat Sinergi dengan Dunia Industri Melalui Penandatanganan MoU Bersama APINDO Gunungkidul
Wonosari — SMK Negeri 2 Wonosari kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat mutu pendidikan vokasi dan memperluas jejang penyerapan lulusan. Pada hari Rabu, 9 September
SMKN 2 Wonosari Gelar Rapat Pengimbasan Penguatan SIMPEN
SMK Negeri 2 Wonosari menggelar Rapat Pengimbasan Penguatan SIMPEN sebagai langkah strategis dalam mengakselerasi tata kelola sekolah berbasis digital dan meningkatkan mutu layanan pend
SMKN 2 Wonosari Gelar Rapat Pengimbasan Penguatan SIMPEN
SMK Negeri 2 Wonosari menggelar Rapat Pengimbasan Penguatan SIMPEN sebagai langkah strategis dalam mengakselerasi tata kelola sekolah berbasis digital dan meningkatkan mutu layanan pend
SMKN 2 Wonosari Gelar Diseminasi Digitalisasi Sekolah Melalui Aplikasi SIMPEN dan WINASIS
Wonosari – SMK Negeri 2 Wonosari terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan efisiensi tata kelola sekolah berbasis digital. Melalui kegiatan diseminasi
SMKN 2 Wonosari Gelar Rapat Diseminasi Sekolah Model PM dan KKA Pagi Ini
WONOSARI – Pagi ini, Kepala SMK Negeri 2 Wonosari memimpin langsung rapat diseminasi program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)